Jakarta (07/06/2018) - Di hadapan tim pengawas dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur`an (LPMQ), Umar, selaku pimpinan ELTEHA Blitar menegaskan bahwa dirinya dan seluruh karyawan  meminta maaf dan tidak mencari pembenaran atas apa yang telah terjadi. ELTEHA tidak bisa mengatakan tidak salah dengan alasan tidak sengaja. ELTEHA harus mengakui bahwa yang terjadi adalah satu kesalahan, oleh karena itu tidak ada kata lain selain meminta maaf.

Jakarta (07/05/2018) - Menyikapi video viral tulisan Al-Qur'an yang dibuat nota lembaran alamat pengiriman oleh ELTEHA Kota Blitar, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur`an (LPMQ) melakukan koordinasi dengan Kankemenag Kota Blitar, Kepolisian Kota Blitar dan klarifikasi ke kantor ELTEHA Blitar. Koordinasi ini penting untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat serta mengantisipasi tidak terulangnya kejadian yang sama, termasuk memastikan lembaran-lembaran selain yang sudah digunakan oleh ELTEHA. Hal ini sesuai dengan isi edaran Lajnah kepada seluruh penerbit, percetakan, dan distributor Al-Qur`an yang intinya, antara lain, agar sisa bahan cetakan Al-Qur`an yang tidak digunakan lagi segera dimusnahkan dengan cara-cara yang sesuai untuk menjaga kemuliaan dan kesucian Al-Qur'an.

Jakarta - Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI mengggelar pembinaan pegawai di Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ)—salah satu satuan kerja (Satker) di bawahnya—yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (28/05/218).

Jakarta (15/05/2018) - Workshop dan pelatihan  menulis kaligrafi Al-Quran digital 30 juz yang diselenggarakan oleh Bayt Al Quran & museum Istiqlal Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an diikuti oleh 40 master kaligrafer dari berbagai daerah. Peserta-peserta ini merupakan hasil seleksi dari sekitar 75 kaligrafer yang mendaftar. Menurut  Saifuddin sebagai penanggungjawab kegiatan, perlu ada seleksi peserta karena untuk menulis Al-Qur'an 30 juz diperlukan kaligrafi yang bagus dan sesuai dengan kaidah.