Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI menggelar acara Pembinaan Pentashihan Mushaf Al-Qur’an bekerja sama dengan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuludin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Aula Kampus II UIN Sumatera Utara, Medan, 29 Oktober 2018.

"Acara ini bertujuan untuk mengenalkan kepada dosen, mahasiswa, dan  masyarakat tentang Mushaf Standar Indonesia dan keilmuan yang terkait dengan pentashihan. Diikuti oleh 200 peserta, terdiri dari dosen dan mahasiswa IAT Fakultas Ushuludin UIN SU Medan,"  ujar Kepala Bidang Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Deni Hudaeny, di Medan.

Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi  dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan ini penting karena apa yang dilakukan oleh para  pentashih walaupun sepintas hanya memeriksa  mushaf yang akan dicetak, tetapi di baliknya  ada perangkat keilmuan yang sangat terkait dengan  konsen perguruan tinggi Islam, khususnya program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuludin, yaitu ilmu rasm, ilmu  dhabt, dan ilmu waqaf ibtida’.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN SU Medan Amroeni Drajat berterimah kasih dan menyambut baik Pembinaan Pentashihan Mushaf al-Qur'an di UIN SU Medan. "Kami  serasa mendapat  durian runtuh, karena  yang datang adalah para  ahli dari Jakarta  untuk sosialisasi mushaf Al-Qur’an," ujar Amroeni. Ia berharap para dosen dan  mahasiswa bisa mencatat semua informasi dari ahlinya dan menyebarkannya ke masyarakat. “Jangan sampai mahasiswa atau dosen mempunyai pendapat seperti orang yang tidak mengerti ulumul-Qur'an,” ujarnya. (ANQ)