Jakarta (08/08/2017) - Peneliti Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI tahun 2017 memiliki dua agenda penelitian, salah satunya adalah penelitian tentang  penggunaan terjemahan Al-Quran Kementerian Agama di masyarakat. “Penelitian ini dilakukan sebagai sebuah upaya sosialisasi penyempurnaan terjemah Kementerian Agama sehingga hasilnya bisa lebih komprehensif dan menjawab kebutuhan masyarakat.” Demikian disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Prof. H. Abdurrahman Masud, Ph.D pada sesi pembukaan seminar yang diselenggarakan pada 8 Agustus 2017 di Park Hotel, Jakarta.

Jakarta (04/08/2017) - Keberadaan LPMQ semakin diminati berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) yang memiliki Program Studi (Prodi) IAT. LPMQ dipandang sebagai lembaga pemerintah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) yang paling tepat untuk pengayaan keterampilan mahasiswa prodi IAT. Setelah sehari sebelumnya, hari ini, Jumat (04/08) kunjungan serupa juga dilakukan oleh prodi IAT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Bekasi (25/07/2017 - Mengikuti diskusi para pakar dalam sidang penyempurnaan terjemahan Al-Qur’an, kita akan mendapat banyak pelajaran. Apa yang berkembang dalam diskusi adalah ilmu yang berlandaskan pada dalil dan argumentasi yang kuat.

Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA—dikenal dengan Kyai Ahsin—mengusulkan bahwa yang dimaksud al-bahr dalam Surah an-Nahl ayat 14 mencakup laut, sungai dan danau. Oleh karena itu, Kyai Ahsin mengusulkan tambahan terjemahan “dan sungai” dari terjemahan sebelumnya yang berbunyi: “Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) darinya, dan (dari lautan itu) kamu mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai. Kamu (juga) melihat perahu berlayar padanya, dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur.”

Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Dr. Muchlis M. Hanafi, MA, menerima kunjungan tiga orang dosen utusan dari IAIN Pontianak di Gedung Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal Jakarta, Rabu (02/08). Turut hadir menyertai penyambutan itu Kepala Bidang (Kabid) Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Kabid Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi, Kasubag Tata Usaha dan Kepala Seksi Pengembangan dan Pengkajian Al-Qur’an.

Kepala LPMQ Membuka Sidang Reguler Pentashihan ke-7Bogor (19/7/2017) - “Salah satu indikasi keberhasilan pengawasan mushaf Al-Qur’an yang selama ini dijalankan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) adalah semakin meningkatnya kepatuhan penerbit untuk mentashihkan mushafnya pada LPMQ.” Demikian disampaikan Dr. H. Muchlis M. Hanafi, MA, Kepala LPMQ Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, pada sesi pembukaan Sidang Reguler Pentashihan ke VII di Rukun Senior Living, Bogor. “Selama ini, lanjut Doktor lulusan Al-Azhar, Mesir ini, tingkat kepatuhan penerbit masih terlihat kurang. Ini bisa dilihat misalnya dengan tidak seimbangnya antara jumlah penerbit dengan jumlah mushaf yang diterbitkan. Karena itulah ke depan LPMQ akan melakukan upaya terobosan guna mengatasi masalah tersebut.” Selain mengungkapkan persoalan-persoalan yang terkait dengan pentashihan secara khusus, dan LPMQ secara umum, Sidang Reguler yang dilakukan dari 19-21 Juli ini membawa sejumlah mushaf dari sejumlah penerbit untuk direkomendasikan memperoleh tanda tashih.