Jakarta (30/12/2016) - Kementerian Agama melalui Lajnah Pentashihan Mushaf AL-Qur’an menjawab kebutuhan masyarakat akan quran digital. Selama ini, sudah banyak Quran digital namun tidak banyak yang diketahui siapa penaggung jawab isinya. Ada produk dalam negeri, juga tidak sedikit yang berasal dari luar negeri. Ada yang kemasannya sama, tapi ternyata isinya berbeda. Masyarakat khawatir atas kesahihan ayat-ayatnya.

Jakarta (30/08/2016) - Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama ingin menggalakkan gerakan penyalinan mushaf Al-Qur’an. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam pembukaan Seminar Internasional Mushaf Al-Qur’an dan Peluncuran Qur’an Digital Kemenag di Jakarta (30/8). Menurutnya, Indonesia sebagai negeri berpenduduk muslim terbesar di dunia sudah dikenal melahirkan banyak qari-qariah terbaik. Untuk itu perlu juga memasyarakatkan penyalinan al-Qur’an.

Dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-26 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 30 Juli-6 Agustus 2016, Lajnah menerbitkan katalog Khazanah Mushaf Al-Qur'an Nusa Tenggara Barat. Buku kecil ini memberikan gambaran singkat mengenai tradisi mushaf Al-Qur’an di Nusa Tenggara Barat.

Salah satu masalah krusial dalam meneliti mushaf Al-Qur’an cetakan adalah sedikitnya penerbit yang mencantumkan tahun cetakan. Ini tidak seperti cetakan buku bacaan biasa yang di halaman bagian depan buku hampir selalu mencantumkan cetakan keberapa dan tahun berapa.

Jakarta (25/08/2016) - Kementerian Agama, dalam hal ini Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an akan menyelenggarakan perhelatan akbar seminar Internasional Al-Qur’an pada tanggal 30 Agustus – 1 September 2016. Seminar yang akan berlangsung selama 3 hari ini bertema “Peran Mushaf dalam Membangun Peradaban Islam dan Kemanusiaan”. Tema-tema penting seputar mushaf Al-Qur’an akan dibahas oleh pakar-pakar Al-Qur’an dari beberapa negara Islam, seperti Mesir, Yordania, Iran, Pakistan, dan lain-lain. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin rencananya akan membuka secara langung perhelatan akbar yang akan diadakan di Hotel Aryaduta, Jakarta ini. Selain Menteri Agama, seminar ini akan dihadiri oleh perwakilan dari beberapa negara Islam termasuk, Singapura, Malaysia dan Brunei.