Penyerahan Mushaf Istiqlal sebagai CenderamataJakarta (24/10/2017) - Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Dr. H. Muchlis M. Hanafi, MA menerima kunjungan Pengerusi Lembaga Pengawalan dan Pelesenan Pencetakan Al-Quran (LPPPQ), bersama beberapa mufti dari Kerajaan Negeri di Malaysia dan pejabat Kementerian Dalam Negeri, Malaysia di ruang pertemuan LPMQ, Gedung Bayt Al-Qur’an TMII. Kunjungan ini dikepalai oleh Sahibus Samahah Tan Sri Dato’ Seri Dr. Haji Harussani Bin Zakaria, Mufti Kerajaan Negeri Perak, didampingi oleh perwakilan Kedutaan Besar Malaysia, Jakarta.

Dalam sambutannya, Sahibus Samahah Tan Sri Dato’ Seri Dr. Haji Harussani Bin Zakaria menjelaskan bahwa kedatangannya bersama dengan rombongan ke LPMQ di Indonesia ini, selain silaturahmi mempererat hubungan antar dua Negara, juga dalam rangka mengambil pelajaran, pengalaman Lajnah di Indonesia dalam menjaga kemurnian kitab suci Al-Qur’an. Sebagai gambaran, pentashihan di Malaysia dilakukan di bawah Lembaga Pengawalan dan Pelesenan Pencetakan Al-Quran (LPPPQ) yang berinduk pada Kementerian Dalam Negeri Malaysia, sementara di Indonesia, Lembaga Tashih (LPMQ) berada di bawah naungan Kementerian Agama. Di LPPPQ Malaysia, jumlah tenaga pentashih sebanyak 60 orang, sementara di LPMQ Indonesia, jumlah pentashihnya sebanyak 29 orang, dengan rincian 18 pentashih dari LPMQ, dan sisanya, 11 orang berasal dari lembaga dan perguruan tinggi Al-Qur’an di Indonesia.

Kepala Lajnah menerima dengan hangat kunjungan ini. Dalam sambutannya mengatakan bahwa  LPMQ juga berharap bisa belajar dari LPPPQ, Malaysia khususnya menyangkut kebijakan dan pelayanan penerbitan mushaf Al-Qur’an di negeri tersebut. Pada kesempatan ini kepala LPMQ menjelaskan beberapa hal, diantaranya tentang LPMQ, sejarahnya, tugas dan fungsinya serta produk-produk yang dihasilkan. Selain itu juga ada sesi tanya jawab dan sharing pendapat menyangkut berbagai persoalan, diantaranya terkait dengan  penggunaan rasm, kebijakan terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh penerbit, peredaran mushaf luar negeri, hingga soal penggunaan transliterasi Al-Qur’an.

Pertemuan ini ditutup dengan ramah tamah dan tukar cinderamata antara Lembaga Pengawalan dan Pelesenan Pencetakan Al-Quran (LPPPQ) dengan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ). Must